Sabtu, 27 Februari 2010

DECK OFFICER


Tugas jaga di laut adalah pengaturan dinas jaga laut di kapal dilaksanakan sebagai berikut :

Jam 00.00 - 04.00 Jaga larut malam (Dog Watch) -Mualim II

Jam 04.00 - 08.00 Jaga dini hari (Morning Watch) -Mualaim I dan IV

Jam 08.00 - 12.00 Jam jaga pagi hari (Forenoon Watch) -Mualim III

Jam 12.00 - 16.00 Jam jaga siang hari (Afternoon Watch) -Mualim II

Jam 16.00 - 20.00 Jam jaga sore hari (Evening Watch) -Mualim I dan IV

Jam 20.00 - 24.00 Jam jaga malam hari (Night Watch) -Mualim III

Kecuali diatur oleh Nakhoda, maka penjagaan biasanya dilakukan seperti tertera pada daftar di atas. Pertukaran jaga dilakukan dengan menyerah terimakan jaga dari perwira jaga lama kepada penggantinya. Perwira jaga baru akan di bangunkan 1/2 jam sebelumnya. Setelah berada di anjungan harus melihat haluan kapal, lampu suar perintah Nakhoda, membiasakan diri dengan situasi yang ada. Mualaim yang diganti dengan menyerahkan jam jaganya dengan memberikan informasi yang diperlukan seperti posisi akhir, Cuaca, kapal lain dan hal - hal lain yang dipandang perlu.

Sebagai Catatan, Mualim jaga setelah selesai jaganya harus meronda kapal, terutama pada malam hari misalnya pemeriksaan peranginan palka, kran - kran air, cerobong asap, lashingan muatan dan lain - lain.

TUGAS MUALIM JAGA DI LAUT
1. Memeriksa posisi kapal, Kesalahan Kompas, haluan yang di kemudikan dan semua peralatan navigasi di anjungan.
2. Memeriksa keadaan keliling, perairan, benda - benda navigasi, kapal dan lain - lain
3. Membawa kapal dengan selamat sesuai dengan peraturan nasional maupun internasional dalam penyimpangan.
4. Memangamati dengan baik dengan panca Indra keseluruhan kapal dan sekitarnya serta bertindak yang sesuai.
5. Melaporkan kepada Nakhoda jika terjadi situasi meragukan.




TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MUALIM JAGA

1. Menjaga keamanan dan keselamatan kapal, penumpang, muatan antara lain : menentukan posisi kapal secara rutin, melashing muatan dan lain - lain.
2. Menjalankan perintah Nakhoda antara lain : tidak dikenankan meninggalkan anjungan tanpa diganti mualim yang lain atau Nakhoda, pada lazimnya Nakhoda telah membuat " Standing Orders" yang harus dilaksanakan oleh semua mualim.
3. Menjalankan peraturan pada saat itu antara lain : melakukan tindakan berjaga - jaga yang baik sesuai aturan - aturan yang ada di dalam P2TL dan lain - lain.
4. Berko'ordinasi dengan perwira jaga mesin (masinis jaga).
5. Dalam situasi darurat harus memberitahukan kepada Nakhoda.

Pergantian Jaga Laut

Mualim jaga harus meyakinkan dirinya untuk hal hal berilut :
1. Standing orders dari Nahkoda dan hal lain yang besangkutan dengan navigasi kapal
2. Posisi dan haluan serta kecepatan dan draft kapal
3. Kondisi laut saat itu dan perkiraan pasng surut, arus, cuaca ,jarak tampak.
4. Control mesin penggerak utama
5. Situasi navigasi / pelayaran

Penjagaan saat memasuki daerah Penglihatan Terbatas

1. Memberi tahu Nahkoda
2. Menempatkan seorang pengamat yang tepat
3. Menghidupkan lampu navigasi
4. Hidupkan dan operasikan RADAR

KESIMPULAN PERATURAN INT’L TENTANG PENCEGAHAN TUBRUKAN DI LAUT 1972

BAGIAN A – UMUM

Aturan 1 – Pembelakuan

1. Aturan ini berlaku untuk SEMUA JENIS KAPAL,
2. Aturan ini berlaku di laut bebas/perairan yang berhubungan dengan laut bebas
3. Jika ada aturan tambahan yang dibuat pemrtintah setempat, maka harus dibuat semirip mungkin dengan aturan P2TL 1972

Aturan 2 – Tanggung Jawab

1. Aturan ini harus dilaksanakan oleh kapal,pemiliknya ,nahkoda dan awak kapal
2. Bila ada kepentingan dalam masalah keselamatan navigasi, maka BOLEH MENYIMPANG dari aturan ini dengan alasan yang tepat

Aturan 3 – Definisi Umum

1. Kapal : semua jenis pesawat air, termasuk WIG
2. Kapal tenaga : setiap kapal yang digerakan oleh mesin
3. Kapal layar : kapal yang menggunakan layar, denagn mesin penggerak tidak dioperasikan
4. Kapal menagkap ikan : Kapal yang sedang menagkap ikan dengan pukat atau jariing
5. Pesawat Terbang Laut : semua jenis pesawat yang dapat berolah gerak di air
6. Kapal tak terkendali : kapal yang karena suatu keadaan luar biasa tidak mampu berolah gerak
7. Kapal yang kemampuan olah geraknya terbatas : Kapal karena SIFAT pekerjaanya mengakibatkan olah geraknya terbatas
8. Kapal yang terkendala oleh saratnya : Kapal tenaga yang karena saratnya terhadap kedalaman air dan lebar perairan mengakinbatkan kemampuan olah geraknya terbatas
9. Kapal yang berlayar : Kapal kapal yang tidak belabuh jangkar / kandas

BAGIAN B – ATURAN MENGEMUDIKAN KAPAL DAN MELAYARKAN KAPAL

SEKSI I SIKAP KAPAL DALAM SETIAP KEADAAN PENGLIHATAN

Aturan 4 – Pemberlakuan

1. Aturan ini munegaskan bahwa bahwa aturan dalam seksi I BAGIAN B ini belaku dalam setiap kondisi penglihatan

Aturan 5 – Pengamatan

1.Setiap kapal diwajibkan melakukan pengmatan untuk mencegah bahaya tubrukan

Aturan 6 – Kecepatan Aman

1.Semua kapal harus berlayar denagn kecepatan aman ,yaitu kecepatan dimana kapal dapat mengambil tindakan yang tepat dan efektif untuk menghindari tubrukan dan dapat diberhentikan dalam jarak yang aman dan sesuai kondisinya.


Aturan 7 – Bahaya tubrukan

1.Kondisi dimana akan terjadi bahaya tubrukan yaitu bilamana :
• Baringan kapal lain tetap/hamper tetap
• Mendekati kapal yang ultra besar dengan jarak yang dekat sekali
• Timbul keragu – raguan

Aturan 8 – Tindakan untuk menghindari tubrukan

1Kemampuan OG harus nyata dan jelas yaitu 10-30
2. Tindakan diambil dalam waktu yang cukup lapang
3. Perubahan haluan lebih baik dari oada perubahan kecepatan

Aturan 9 – Alur pelayaran sempit

1. Aturan ini berlaku di setiap alur pelayaran sempit yang berhubungan dengan laut bebas
2. Tidak berlaku pada TSS
3. Yang dimaksud dengan alur pelayaran sempit yaitu,
• Diantara 2 pier dan +/- 100 meter di luar tanda batas pintu masuk pelabuhan
• Alur pelayaran antara garis pelampung

Aturan 10 – Tata pemissahan lalu lintas

1. Kapal di TPL berlayar pada jalur sesuai LL umum
2. Bebas dari garis pemisah/zona pemisah
3. Memasuki/meniggalkan jalur LL harus dengan sudut kecil <20
4. Dilarang berlabuh jangkar di TPL

SEKSI II PERILAKU KAPAL DALAM KEADAAN SALING MELIHAT

Aturan 11 – Pembelakuan

1. Aturan ini berlaku bagi kapal yang sedang dalam keadaan melihat

Aturan 12 – Kapal Layar

1. Bila kapal mendapat angin pada lambung yang berlainan, kapal yang mendapat angin di lambung kiri harus menghindari kapal lain
2. Bila keduanya mendapat angin di lambung yang sama, kapal yang ada diatas angin harus menghindari kapal yang ada di bawah angin

Aturan 13 – Penyusulan

1. Kapal yang menyusul menghindari kapal yang disusul
2. Kapal dikategorikan menyusul bila mendekati kapal lain dari arah ≥ 22.5 dibelakang garis melintang kapal lain (jarak 2-3nm)


Aturan – 14 Situasi Berhadap - hadapan

1. Keadaan saling melihat dan keduanya kapal tenaga,
2. Haluan saling berhadapan/berlawanan (180±6)dan akan mengakibatkan tubrukan
3. Jika mengijinkan harus merubah haluan kea rah kanan

Aturan – 15 Situasi memotong

1. Keadaan saling melihat dan keduanya kapal tenag yangs sedang berlayar
2. Haluannya saling memotong dan akan mengakibatkan tubrukan
3. Kapal yang melihat lambung kiri kapal lain wajib menghindar di belakangnya

Aturan 16 – Tindakan kapal yang menghindar

1. Harus menghindar dalam waktu dini
2. Tindakan harus tegas sehingga terbebas dari resiko tubrukan

Aturan 17 – Tindakan kapal yang bertahan

1. Bila salahsatu kapal menghindar maka kapal lain wajib mempertahankan haluan dan kecepatannya
2. Hal diatas hanya berlaku dalam keadaan saling melihat

Aturan 18 – Tnaggung jawab antar kapal

1. Pada tahap boleh bertindak ,kapal tanag tidak boleh mengubah haluannya ke kiri

SEKSI III PERILAKU KAPAL DALAM PENGLIHATAN TERBATAS

Aturan 19 –Perilaku Kapal dalam pemglihatan terbatas

1. Kapal harus membuniyikan isyarat sesuai aturan 34
2. Harus melaksanakan :
a. Pengamatan
b. Kecepatan aman
c. Menentukan tubrukan
d. Tindakan menghindari tubrukan
e. Melaksanakan RADAR ploting

BAGIAN C - LAMPU DAN SOSOK BENDA

Aturan 20 – Pemberlakuan

1. Aturan ini berlaku dalam setiap keadaan penglihatan terhadap seluruh kapal
2. Lampu – lampu harus dinyalakan dari terbenam matahari sampai terbit matahari,dan saat mulai keadaan penglihatan terbatas baik di siang hari, seperti kabut, hujan, dan badai
3. Pada siang hari lampu –lampu diganti denga sosok benda

Aturan 21 – Definisi

1. Lampu tiang : lampu putih dipasang di bagian paling atas denagn sector cahaya 225
2. Lampu lambung kapal : dipasang pada ketinggian diatas badan
3. Lampu buritan : ditempatkan sedekat mungkin dengan buritan dan terlihat oleh kapal lain dari arah 135 dari arah belakang kapal
4. Lampu tunda : berwarna kuning dipasang di atas lampu buritan
5. Lampu kedip : lampu yang dipasang untuk kapal bantalan udara
6. Lampu keliling : Nampak pada busur 360 ditempatkan pada tempat yang tak terhalang benda lain

Aturan 22 – Jarak tampak lampu

JENIS LAMPU ≥ 50 meter 12 – 50 meter < 12 meter
Lampu tiang 6 mil 5 mil dan 3 mil untuk kapal kurang dari 20m 2 mil
Lampu lambung 3 mil 2 mil 1 mil
Lampu buritan 3 mil 2 mil 2 mil
Lampu tunda 3 mil 2 mil 2 mil
Lampu keliling 2 mil 2 mil 2 mil

Aturan 23 – Kapal tenaga yang sedang berlayar

1. Harus menyalakan lampu-lampu sesuai aturan 22, dan pada kapal yang kurang dari 20m lampu lambungnya boleh dijadikan satu tiang dengan dua lampu diatasnya






Aturan 24 – Menunda dan mendorong

1. Harus memperlihatkan lampu sesuai aturan 23 dan 22
2. Pada siang hari sosok benda berupa belah ketupat

Aturan 25 – Kapal layar yang sedang berlayar dan kapal layar denga dayung

Aturan 26 – Kapal penangkap ikan


Aturan 27 – Kapal yang tidak terkendali atau yang berkemampuan olah geraknya terbatas



Aturan 28 – Kapal yang terkendala oleh saratnya

Aturan 29 – Kapal pandu

Aturan 30 – Kapal yang berlabuh jangkar dan kapal kandas

Aturan 31 – Pesawat terbang laut

1. Memperlihatkan penerangan atau sosok benda semirip mungkin dengan aturan aturan ini
BAGIAN D – ISYARAT BUNYI DAN ISYARAT CAHAYA

Aturan 32 – Definisi

1. Suling : setiap alat yang dengan tiupan menghasilkan bunyi
2. Tiup prmdek : tiupan yang lamanya satu detik
3. Tiup panjang : tiupan yang lamanya enam detik
Aturan 33 – Perlengkapan untuk isyarat bunyi

Panjang kapal Jenis perlengkapan

≥12 m Suling
≥20 m Suling dan genta
≥100 m Suling ,genta, gong
≤12 m Tidak wajib memasang alat isyarat bunyi

Aturan 34 – Isyarat olah gerak dan isyarat peringatan

Satu tiup pendek Saya sedang merubah haluan ke kanan
Dua tiup pendek Saya sedang merubah haluan ke kiri
Tiga tiup pendek Saya sedang menggerakan mesin mundur

Dua tiup panjang + satu tiuap pendek Saya hendak menyusaul anda dari kanan anda
Dua tiup panjang + dua tiup pendek Saya hendak menyusaul anda dari kiri anda

Aturan 35 – Isyarat bunyi dalam penglihatan terbatas

Kapal tenaga yang mempunyai laju di air Satu tiup panjang
Kapal tenaga yang berlayar tapi berhenti Dua tiup panjang
Kapal berlabuh jangkar Genta 5 detik dan 3 tiup pendek beruntun
Kapal kandas Genta dengan gong
Kapal pandu Empat tiup pendek

Aturan 36 – Isyarat untuk menarik perhatian

1. Bunyi yang dapat tidak terkelirukan dengan isyarat bunyi
2. Mengarahkan berkas lampu kea rah manapun / mengacak

Aturan 37 – Isyarat Bahaya

1. Tembakan senjata
2. Roket-roket, isyarat kabut terus menerus
3. Isyarat MAY DAY
4. Nyala api di kapal , membakar barel
5. Tanda bahaya lewat radio dll.

BAGIAN E – PEMBEBASAN - PEMBEBASAN

Aturan 38 – Pembebasan

Setiap kapal dengan ketentuan bahwa kapal itu memenuhi syarat P2TL 1960 yang luasnya diletakan sebelum aturan ini mulai berlaku atau ang pada tanggal itu dalam tahap pembangunan yang sesuai dibebaskan dari kewajiban untuk memenuhi aturan ini






WATCHKEEPING FOR DECK OFFICER
INTERNATIONAL REGULATIONS FOR PREVENTING COLLISIONS AT SEA 1972

Jumat, 08 Januari 2010

Pembelajaran untuk kita semua

ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. a. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan proses adiabatis dalam atmosfer bumi sehubungan dengan gerakan udara vertikal naik ke atas turun ke bawah !

Jawab
Yang dimaksud dengan proses adiabatis dalam atmosfer sehubungan dengan gerakan udara vertikal ke atas dan turun ke bawah dalam atmosfer adalah perubahan-perubahan tekanan, volume, temperatur dan suatu gas dimana tidak ada penambahan / pengurangan energi / panas ke dalam / keluar dari gas tersebut.

b. Mengapa gerakan udara vertikal naik ke atas dan turun ke bawah atmosfer dapat dianggap sebagai proses yang berlangsung secara adiabatis ?

Jawab
Gerakan ke atas dan ke bawah dianggap proses yang berlangsung secara adiabatis, karena :
1. Udara adalah konduktor yang kurang baik
2. Pencampuran antara sampel udara yang naik / turun dengan udara sekitarnya itu berlangsung sangat lambat
3. Gerakan udara naik turun tersebut berlangsung singkat.

2. a. Sebutkan dan jelaskan masing-masing unsur yang dapat digunakan sebagai tanda adanya / mendekatnya sebuah siklon tropis di sekitar posisi kapal.

Jawab
1. Tekanan udara
Jika terjadi penurunan tekanan udara yang sangat drastis jauh di bawah nilai normalnya (nilai rata-rata variasi harian)
2. Angin
Bila terjadi penyimpangan arah dan kecepatan angin dari biasanya yang bertiup di daerah tersebut dan arah berubah-ubah secara veering / backing dan kecepatan terus bertambah
3. Swell ware atau alun
Kedatangan swell yang makin lama makin besar
4. Awan-awan
Barisan awan cirrus dan cirrus cumulus yang makin padat menuju ke suatu pusat langit.

b. Jelaskan bagaimana cara untuk menentukan bahwa kapal berada pada sektor dangerous semi circle atau pada sektor navigable semi circle sebuah siklon, masing-masing apabila kapal berdasarkan di belahan bumi utara dan apabila kapal berada di belahan bumi selatan, sedang posisi dan arah pergeseran siklon tropis bersangkutan belum diketahui.

Jawab
Cara untuk menentukan kapal kita berada pada sektor dangerous SC untuk atau pada sektor navigable semi circle, yaitu :
- Di belahan Bumi Utara
Jika angin berubah secara veering, maka kapal berada pada sektor dangerous SC, sedang jika perubahan angin berubah secara backing, maka kapal berada pada sektor Navigable SC siklon
- Di belahan bumi selatan
Jika angin berubah secara veering maka kapal berada pada sektor navigable semi circle, sedang jika angin berubah secara backing, maka kapal berada pada sektor dangerous SC siklon tropis.

3. a. Mengapa khusus untuk daerah lintang utara 20o utara dan selatan atau rendah tropik pada peta synoptik,

Jawab
Permukaan laut umumnya lebih baik dengan analisa stream – line daripada dengan analisa isobarik.

Jelaskan mengapa khusus untuk L 20o U dan S akan lebih baik dengan analisa stream line dari pada dengan analisa isobarik.

Jawab
Karena pada daerah tropik tekanan, udara pada umumnya, hampir homogen, sehingga apabila dianalisa dengan analisa isobarik akan didapat garis-garis isobar yang hampir-hampir lurus dan sejajar dengan jarak yang sangat renggang sehingga sulit untuk menentukan arah dan kecepatan angin.

b. Apakah yang dimaksud dengan pola depresi atau pola tekanan rendah hasil analisa isobaric peta sinoptik serta jelaskan pula bagaimana arah dan kecepatan aliran arus angin dan keadaan cuaca pada umumnya di sekitar pusat pola tekanan rendah tersebut ?
Apakah yang disebut dengan pola depresi pada analisa isobarik pada peta synoptik permukaan laut serta jelaskan bagaimana arah dan kecepatan angin serta keadaan cuaca pada umumnya di daerah tersebut.

Jawab
Adalah suatu pola dimana suatu daerah bertekanan rendah pada pusatnya dikelilingi oleh satu atau lebih isobar-isobar yang tertutup. Keadaan cuaca buruk dengan pertumbuhan awan yang tinggi. Kecepatan angin cukup kuat dengan sirkulasi anti clockwise di belahan utara dan clockwise di selatan.

4. a. Gambarkan garis-garis isobar dan arah angin di sekitar pusat sebuah system tekanan rendah !
Gambarkan isobator-isobator arah arus angin dan front-front di sekitar sebuah depresi daerah sedang di belahan bumi selatan kemudian pada gambar tersebut tentukan / berikan tanda dimana yang disebut sebagai udara post-frontal dan udara dingin pre-frontal. Jika gambar depresi daerah sedang tersebut di atas sebuah kapal berlayar dari arah timur ke arah barat dengan melewati dan memotong front-front depresi daerah sedang tersebut di sebelah utara pusatnya, jelaskan bagaimana keadaan tekanan udara, arah arus angin, temperatur udara dan keadaan cuaca yang akan dialami kapal tersebut !
b. Jelaskan arah aliran dan kecepatan arus angin serta keadaan cuaca !

5. a. Apakah yang dimaksud dengan kabut laut serta jelaskan pula apakah persamaan dan perbedaan antara kabut dengan mist ?
b. Jelaskan terjadinya kabut laut dengan frekwensi yang relatif tinggi di daerah New FOUnland pada musim panas di barat laut Atlantik Utara.

Jawab
Terjadinya frekuensi kabut ini terjadi karena arus angin labrado mengalir ke selatan melalui selat Davis dan bertemu dengan arus bluf stream yang akan mengandung banyak uap air setelah melewati air laut panas dari air panas bluf stream. Angin muson tersebut mengalami pendinginan oleh arus dingin labador yang berada di bawahnya, sehingga uap air yang terkandung berkondrisasi dalam bentuk kabut.


ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. a. Di lautan Pasifik, terdapat daerah dengan frequensi hujan yang relatif tinggi di daerah doldrum, jelaskan apakah penyebabnya dan dimana pusatnya serta bagaimana pergeseran terhadap lintang ke utara dan selatan !

Jawab
Pergeseran hujan tinggi di daerah di dalam bagian timur lautan Pasifik, disebabkan oleh konvergensi angin pasat timur laut dalam dan angin pusat tenggara. Daerah ini berpusat di sekitar 125o Barat pergeseran musimannya terhadap lintang sangat kecil.

b. Di laut Pasifik bagian barat terdapat daerah dengan distribusi hujan yang tidak tentu, jelaskan apakah penyebabnya ?

Jawab
Frekuensi hujan yang relatif tinggi di dekat ekuator Hindia disebabkan interaksi antar angin Muson barat daya dengan angin Muson timur laut yang selanjutnya mendorong equator.

2. a. Jelaskan keadaan udara atau atmosfir yang bagaimana yang umumnya baik untuk pembentukan dan pertumbuhan serta perkembangan siklon tropik !

Jawab
Keadaan atmosfir yang umumnya baik untuk dapat terbentuk siklok tropis, diantaranya :
- Di daerah dimana pada suatu musim mempunyai temperatur permukaan laut yang terpanas yang umumnya terjadi di bagian barat di daerah tropik pada musim panas dan permulaan musim gugur
- Di daerah dimana di atasnya merupakan udara equator yang sangat basah dan labil sampai lapisan atmosfer yang cukup tinggi, yang umumnya terdapat di daerah dengan temperatur permukaan air laut yang tinggi
- Di daerah dimana variasi keadaan angin dengan perubahan tinggi relatif kecil di seluruh lapisan atmosfer bagian bawah
- Di daerah dimana sebelumnya terjadi pusaran angin yang lemah (misal tropical disturbase tropical depresion). Ini merupakan keadaan utama terbentuknya siklon tropis yang tampak sebagai sirkulasi tertutup
- Di daerah dimana terjadi gangguan pada angin pusat timur, dimana arus udara membelok, misalnya belokan arah arus angin yang dapat terjadinya tekanan rendah.

b. Tuliskan dan jelaskan masing-masing unsur yang dapat digunakan sebagai tanda adanya terbentuknya ataupun mendekatnya sebuah siklon tropis di sekitar posisi kapal !

Jawab
1. Tekanan udara
Jika terjadi penurunan tekanan udara yang sangat drastis jauh di bawah nilai normalnya (nilai rata-rata variasi harian)
2. Angin
Bila terjadi penyimpangan arah dan kecepatan angin dari biasanya yang bertiup di daerah tersebut dan arah berubah-ubah secara veering / backing dan kecepatan terus bertambah
3. Swell ware atau alun
Kedatangan swell yang makin lama makin besar
4. Awan-awan
Barisan awan cirrus dan cirrus cumulus yang makin padat menuju ke suatu pusat langit.

3. a. Mengapa front dingin pada sebuah depresi daerah sedang atau depresi polar umumnya bergerak lebih cepat dari pada front panas, sehingga akhirnya terjadi proses oklusi, jelaskan pula apakah yang dimaksud dengan proses oklusi tersebut ?
Apakah yang disebut sebagai proses oklusi pada depresi daerah sedang dan apakah nama front yang terjadi karena proses tersebut.

Jawab
Proses oklusi adalah proses pencampuran / berhimpitan sebagian front dingin dengan front panas akibat dari pergeseran front dingin yang lebih cepat daripada front panas. Nama front yang terjadi karena proses oklusi dinamakan front oklusi.

b. Tuliskan dan jelaskan masing-masing front oklusi yang dapat terjadi dengan adanya proses oklusi pada depresi daerah sedang.
Sebut dan jelaskan masing-masing pembagian / klasifikasi front yang terjadi karena adanya proses oklusi serta gambarkan masing-masing penampang vertikalnya. Klasifikasi front oklusi :

Jawab
1. Front oklusi panas
Terjadi apabila udara dingin post-frontal lebih panas daripada udara dingin pre-frontal sebelum terjadinya proses oklusi, sehingga masa udara dingin yang lebih panas naik ke permukaan mas audar adingi dengan lebih dingin di bawahnya.
2. Front oklusi dingin
Terjadinya apabila udara dingin post-frontal lebih dingin daripada udara dingin pre-frontal sebelum terjadinya proses oklusi, sehingga masa udara yang lebih dingin mendesak masa udara yang lebih panas naik ke atasnya.
3. Front oklusi atas
Terjadi apabila udara dingin post-frontal sama dengan udara dingin pre-frontal sebelum terjadinya proses oklusi, sehingga tidak terjadi front baru.

4. a. Apakah yang dimaksud dengan daerah col atau daerah pelana dan jelaskan pula yang disebut dengan pusat-pusat daerah pelana ?

Jawab
Daerah col atau pelana adalah suatu daerah di antara dua system tekanan tinggi dan dua system tekanan rendah yang saling berhadapan. Pusatnya terletak pada titik potong antara garis trough dan ridge.

b. Bagaimana keadaan gradien tekanan udara pada daerah pelana pada umumnya serta khususnya pada pusat daerah pelana dan keadaan gradien tekanan udara tersebut akan, menghasilkan keadaan angin yang bagaimana

Jawab
Pada daerah col gradien, tekanan udaranya dengan perlahan mengalami perubahan arah pada saat melintas suatu pusat daerah col. Pada pusat daerah col, gradien tekanan udaranya sangat lemah sehingga arus angin lemah dan arah variable.

5. a. Tuliskan sumber-sumber pembentukan gunung-gunung es masing-masing dari belahan bumi utara dan dari belahan bumi selatan!
b. Jelaskan perbedaan ciri-cirinya maupun perbedaan pembentukannya antara gunung-gunung es dari belahan bumi utara dan gunung-gunung es dari belahan bumi selatan!


ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. a. Mengapa gerakan sample udara vertikal ke atas dan vertikal ke bawah dalam atmosfer, dapat dianggap sebagai proses yang berlangsung secara adiabatis ?
Jawab
Gerakan ke atas dan ke bawah dianggap proses yang berlangsung secara adiabatis, karena :
1. Udara adalah konduktor yang kurang baik
2. Percampuran antara sampel udara yang baik / turun dengan udara sekitarnya itu berlangsung sangat lambat
3. Gerakan udara naik turun tersebut berlangsung singkat.

b. Mengapa gerakan sample udara vertikal ke atas dalam atmosfer akan mengalami pendinginan adiabatis dan vertikal ke bawah akan mengalami pemanasan adiabatis ?

Jawab
Sample udara dalam atmosfer yang bergerak ke atas ke bawah akan mengalami :
- Proses pendinginan adiabatis
Jika sample udara dinaikkan, tekanan akan mengecil sehingga volume membesar / mengembang. Pengembangan volume memerlukan panas. Jika proses itu dianggap terjadi secara adiabatis maka panas itu diambil dari sample udara tersebut sehingga terjadi penurunan temperatur yang disebut pendingin adiabatis.
- Proses pemanasan adiabatis
Jika sample udara diturunkan, tekanan akan membesar sehingga volume mengecil. Pengecilan volume akan melepaskan panas. Jika proses dianggap secara adiabatis maka panas itu akan memanaskan sample udara tersebut sehingga terjadi kenaikan temperatur yang disebut pemanasan adiabatis.

2. a. Jelaskan bagaimana terbentuknya awan pada daerah tropik umumnya dengan adanya gerakan udara naik vertikal ke atas dalam atmosfer !
b. Sebutkan dan jelaskan masing-masing macam-macam gerakan kenaikan udara dalam atmosfer yang dapat mengakibatkan terbentuknya awan !

Jawab
Proses-proses gerakan vertikal udara dalam atmosfer yang dapat menyebabkan pertumbuhan awan :
1. Gerakan turbulensi mekanis (turbulensi lambat)
2. Gerakan konveksi (turbulensi thermis)
3. Gerakan kenaikan udara karena orografi
4. Gerakan kenaikan udara lambat yang luas, termasuk kenaikan pada front.

3. a. Apakah yang disebut depresi daerah sedang atau depresi polar dan jelaskan dimana dan pada musim apakah pada umumnya depresi daerah sedang tersebut terbentuk ?

Jawab
Derpesi daerah sedang sebagai depresi polar adalah suatu daerah dengan tekanan udara yang rendah yang terjadi di daerah sedang.

b. Apakah yang disebut sebagai proses oklusi pada depresi daerah sedang serta jelaskan masing-masing klasifikasi front yang dapat terjadi dengan adanya peristiwa oklusi tersebut !

Jawab
Proses oklusi adalah proses pencampuran / berhimpitan sebagai front dingni dengan front panas akibat dari pergeseran front dingin yang lebih besar cepat daripada front panas. Nama front yang terjadi karena proses oklusi dinamakan front oklusi.

4. a. Faktor-faktor apakah yang dapat mempengaruhi besar / kecilnya sebuah gelombang luat yang disebabkan oleh tiupan angin ?
b. Bagaimana sebenarnya lintasan gerakan partikel-partikel air laut, jika di permukaan air laut terbentuk dan mengalir gelombang air laut serta jelaskan pula mengapa lintasan gerakan partikel-partikel air laut tersebut makin mengecil dengan bertambahnya ke dalam air laut ?

5. a. Bagaimana terbentuknya gunung-gunung es yang terapung-apung di laut / lautan masing-masing untuk belahan bumi utara dan belahan bumi selatan ?
b. Jelaskan masing-masing ciri-ciri gunung-gunung es dari belahan bumi utara dan dari belahan bumi selatan !

ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. Sudut Bidang front selalu miring. Besarnya sudut kemiringan tergantung dari 3 (tiga) faktor. Sebutkan faktor-faktor tersebut !

Jawab
3 faktor yang menyebabkan sudut bidang front selalu miring :
1. Perbedaan temperatur massa udara yang lebih panas dengan massa udara yang lebih dingin yang terletak sebelah menyebelah bidang front
2. Perbedaan kecepatan komponen angin yang sejajar dengan garis front yang terdapat sebelah menyebelah bidang front
3. Lintang Geografis dimana front yang bersangkutan berada.

2. Apakah syarat-syarat permukaan bumi yang dapat berfungsi sebagai sumber udara ?

Jawab
1. Harus luas sekali sehingga massa udara yang luasnya berjuta-juta kilometer persegi dapat berada dan tinggal untuk beberapa lama di atas permukaan tersebut.
2. Harus mempunyai permukaan yang sama, misal permukaan lautan, padang pasir.
3. Harus mempunyai keadaan yang memungkinkan massa udara tertahan atau tinggal beberapa lama di atas permukaan daerah tersebut.

3. Jelaskan pengertian udara mengenai :
a. Isopleth
b. Isotherm
c. Isoneph
d. Isalobar.

4. Mengapa di daerah padang pasir tidak pernah terbentuk atau timbul cycloon ?



Jawab
Karena di atas padang pasir / daratan, gaya gesekan dari permukaan bumi lebih besar daripada di atas permukaan air laut, sehingga sistem-sistem tekanan rendah dapat dinetralisir dengan segera juga karena penyimpangan arus angin di atas daratan juga kecil.

5. Apakah pengertian anda mengenai Fohn. Sebutkan 4 (empat) jenis Fohn yang ada di Eropa dan 4 (Empat) jenis Fohn yang ada di Indonesia !



ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. a. Sebutkan proses-proses gerakan vertikal udara dalam atmosfer yang dapat menyebabkan pertumbuhan awan !

Jawab
Proses-proses gerakan vertikal di atmosfer yang dapat menyebabkan pertumbuhan awan :
1. Gerakan turbulensi mekanis (turbulensi lambat)
2. Gerakan konveksi (turbulensi thermis)
3. Gerakan kenaikan udara karena orografi
4. Gerakan kenaikan udara lambat yang luas, termasuk kenaikan pada front.

b. Apakah yang disebut lapisan inversi tersebut terhadap pertumbuhan awan dalam atmosfer ?

Jawab
Lapisan Triversi dalam atmosfir.

2. a. Sebutkan beberapa hal yang mempengaruhi penurunan temperatur antara daerah equator dengan kutub sangat tidak teratur sehingga garis Isotherm tidak mengarah ke barat ke timur !

Jawab
Penurunan isotherm di pantai barat Amerika Selatan tidak teratur sehingga tidak mengarah ke barat dan ke timur karena pengaruh up welling, dimana arus panas Peru mengalir ke utara bercampur dengan air dingin yang muncul dari bawah permukaan laut karena adanya up willing di sepanjang pantai Peru.

b. Jelaskan secara umum bagaimana pengaruh temperatur air laut di seluruh dunia terhadap temperatur udara di atasnya !


Jawab
Kecuali di daerah-daerah :
- Bagian barat Atlantik Utara dan Bagian Barat Pasifik Utara pada musim panas.
- Daerah laut merah dan semenajung persia pada musim panas dimana temperatur udara cenderung tidak normal dan lebih tinggi.
- Di daerah up welling seperti Pantai Maroko, Pantai Barat Daya Afrika dan Pantai Barat Amerika Selatan.

3. Jelaskan terjadinya frekwensi kabut tinggi !

Jawab
a. Pantai California
Frekuensi kabut tinggi di pantai-pantai Kalifornia dan pantai barat Amerika Selatan termasuk pantai-pantai Kalifornia, Maroco, Chili dan pantai barat Afrika terjadi karena udara di atas laut didinginkan oleh air laut di bawahnya yang muncul dari bawah permukaan sehubungan dengan terjadinya up welling. Up welling ini terjadi karena pemindahan air permukaan laut dekat pantai ke tengah oleh angin pusat yang bertiup hampir sejajar pantai sehingga dekat pantai muncul air laut dari bawah permukaan. Frekuensi kabut sangat buruk terjadi pada musim panas dan permukaan musim gugur.

b. Pantai Barat Amerika Selatan
Frekuensi kabut tinggi di pantai-pantai Kalifornia dan pantai barat Amerika Selatan termasuk pantai-pantai Kalifornia, Maroco, Chili dan pantai barat Afrika terjadi karena udara di atas laut didinginkan oleh air laut di bawahnya yang muncul dari bawah permukaan sehubungan dengan terjadinya up welling. Up welling ini terjadi karena pemindahan air permukaan laut dekat pantai ke tengah oleh angin pusat yang bertiup hampir sejajar pantai sehingga dekat pantai muncul air laut dari bawah permukaan. Frekuensi kabut sangat buruk terjadi pada musim panas dan permukaan musim gugur.

c. Di daerah polar pada musim panas
Frekuensi kabut dengan tinggi di daerah polar dan pada musim panas. Pada musim panas sebagian besar daerah Artik diliputi oleh daerah yang tekanannya relatif rendah, sehingga angin bertiup dari arah selatan yang panas dan membawa sejumlah uap air datang ke daerah tersebut, yang akan didinginkan oleh permukaan laut yang dingin dan terjadilah kondensasi dan kabut. Kabut sebab terjadi terutama dimana ice pada musim panas mempengaruhi kabut yang tinggi.

4. a. Sebutkan macam-macam peta synoptik yang anda ketahui serta jelaskan bagaimana cara melakukan analisa masing-masing peta tersebut !

Jawab
Macam-macam peta synoptik adalah :
1. Peta synoptik pada ketinggi / altitude yang tetap (peta synoptik level altitude). Cara analisa :
a. Analisa isobar/isobarik
b. Analisa stream – line dan isotach
2. Peta synoptik pada level tekanan udara tetap
Cara analisa dilakukan dengan analisa contour.
3. Peta synoptik permukaan laut.

b. Jelaskan mengapa khusus untuk lintang 20o Utara dan Selatan akan lebih baik dengan analisa stream line dari dengan analisa 40 barik !
Apakah yang disebut masing-masing sebagai :
1) garis stream line
2) garis countour
3) garis isotach

5. a. Apakah yang dimaksud dengan gelombang isobarik dan terdiri dari rangkaian apakah gelombang isobarik tersebut ?

Jawab
Gelombang isobarik adalah bentuk isobar-isobar yang berbentuik gelombang terdiri dari rangkaian trough 2 ridge-ridge.
Gelombang isobarik tersebut sering disebut sebagai gelombang barat (Westerly Walfe) atau gelombang Timur (Costerly Walfe).

b. Apakah yang dimaksud dengan daerah Col atau daerah pelana dan jelaskan dimana letak pusat daerah Col.

Jawab
Daerah col atau pelana adalah suatu daerah dua system tekanan tinggi dan dua system tekanan rendah yang saling berhadapan. Pusatnya terletak pada titik potong antara garis trough dan ridge.



ANT-II METEOROLOGI DAN OCEANOGRAFI
WAKTU : 90 MENIT

1. a. Apakah yang dimaksud masing-masing dengan proses pendinginan adiabatic dan proses pemanasan adiabatic dalam atmosfer ?

Jawab
Yang dimaksud adiabatic atmosfer adalah suatu proses dimana tekanan udara, volume, dan temperatur udara dapat berubah-ubah tanpa adanya penambahan/pengurangan panas ke dalam atau keluar dari udara tersebut.

b. Jelaskan mengapa lapse rate temperatur adiabatis jenuh selalu lebih kecil daripada lapse rate temperatur diabetes kering serta sebutkan beberapa harga masing-masing !

Jawab
Karena udara yang naik atau turun tersebut merupakan udara jenuh, maka pada waktu udara naik selain terjadi proses pendinginan secara aidabatic terjadi proses pengembunan atau kondensasi dimana terlepas panas atau panas laten yang merupakan aksi lawab dari pendinginan angka rate adiabatic jenuh rata-rata 5 deg untuk setiap kilometer atau 0,5 c untuk setiap 100 m.

2. a. Sebutkan beberapa hal yang mempengaruhi penurunan temperatur antara ekuator dan kutub sangat tidak teratur, sehingga garis-garis isotherm tidak mengarah barat ke timur !

Jawab
- Distribusi daratan yang ada
- Angin yang bertiup dari daratan, terutama untuk temperatur udara di atasnya
- Arus panas dan arus dingin permukaan laut, yang umumnya terdapat di semua lautan
- Air dingin yang muncul dari bawah ke permukaan karena up welling.

b. Jelaskan mengapa penurunan isotherm di pantai barat Amerika Selatan tidak teratur, sehingga tidak mengarah barat ke timur !

Jawab
Karena arus panas gulf stream selepas mengalir dari pantai Amerika Utara menyeberangi lautan atlantik sebagai arus North Atlantik Drift sementara arus dingin lambador mengalir ke selatan di antara arus gulf stream.

3. a. Apakah yang dimaksud masing-masing dengan sektor dangerous semi circle dan sektor Navigable semi circle sebuah siklon tropik ?

Jawab
Dangerous semi circle adalah setengah lingkaran siklon tropis, dimana kapal-kapal yang sudah berada di dalam sektor tersebut sulit untuk dapat melarikan diri dari pusat siklon.
Navigable semi circle adalah bagian setengah lingkaran siklon tropis dimana kapal yang sudah berada di dalam sektor tersebut masih memungkinkan dapat melarikan diri.

b. Keenam daerah tersebut adalah :
1. Lautan atlantik utara bagian barat, termasuk perairan India Barat
2. Lautan pasifik utara bagian tenggara, sebelah barat meksiko
3. Lautan pasifik utara bagian barat, termasuk daerah-daerah laut yang terbentang dari laut Cina Selatan, Philipina sampai Jepang
4. Laut Arab, teluk benggala dan pantai-pantai India
5. Lautan Hindia Selatan, sebelah timur madagaskar
6. Lautan pasifik selatan bagian barat dan perairan sekitar Australia.
4. a. Apakah yang disebut sebagai proses oklusi pada depresi daerah sedang dan apakah nama front yang terjadi karena proses oklusi tersebut ?

Jawab
Proses oklusi : proses front dingin yang bergeser lebih cepat daripada front panas, sehingga sebagian dari front dingin kemudian berhimpit dengan front panas dan terjadi front campuran.
Front yang terjadi karena proses oklusi disebut Front Oklusi.

b. Sebutkan dan jelaskan masing-masing pembagian / klasifikasi front yang terjadi dan apakah nama oklusi pada daerah sedang tersebut.

Jawab
- Front Oklusi Panas :
Terjadi apabila masa udara dingin di belakang front dingin lebih panas daripada masa udara dingin di muka front panas sebelum terjadinya proses oklusi.
- Front Oklusi Dingin
Terjadi apabila masa udara dingin di belakang front dingin lebih dingin daripada masa udara dingin di muka front panas sebelum terjadi proses oklusi.
- Front Oklus Atas
Terjadi apabila udara dingin di belakang front dingin sama dengannya daripada udara dingin di muka front panas setelah terjadi proses oklusi

5. a. Sebutkan macam-macam peta sypnotik yang anda ketahui serta jelaskan bagaimana cara melakukan analisa masing-masing !
- Peta synoptik dengan ketinggian
Dengan analisa isobar ialah analisa dengan tekanan udara yang sama dengan suatu garis yang disebut garis isobar
Dengan analisa stream line ialah suatu analisa dengan menarik garis stream line berdasarkan data arah angin dari berita sypnitik yang di plot pada station masing-masing.
- Peta sypnoctik pada tekanan tetap
Dengan analisa cantour ialah dengan menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai ketinggian yang sama dengan garis yang disebut sebagai garis Cantour.

b. Apakah yang disebut sebagai pola tekanan tinggi atau pola anti sinkklonal sebagai hasil analisa isobaric pada synoptik permukaan laut serta jelaskan bagaimana arah dan kecepatan aliran arus angin dan keadaan cuaca pada umumnya di daerah sekitar pusat pada tekanan tinggi tersebut ?

Jawab
Pola tekanan tinggi atau pola anti siklonal adalah : suatu daerah dimana dengan tekanan udara yang relatif tinggi dengan maksimum di pusatnya yang dikelilingi oleh satu atau lebih isobar-isobar yang tertutup.
Kecepatan angin umumnya lemah dengan sirkulasi searah jarum jam di belahan bumi utara dan berlawanan arah jarum jam di belahan bumi selatan.
Keadaan cuaca baik atau dengan awan sedikit.

Pembelajaran untuk semua

NAUTICA III A
Andhika R
08.4831/N
PROSEDUR DARURAT DAN SAR 03/08 I

1.Sebagai Nahkoda di kapal penyeberangan yang mengangkut ±1000 penumpang dan 20 unit kendaraan,tindakan berjaga-jaga yang harus dilakukan jika menghadapi keadaan darurat.
a.Cuaca buruk : memastikan bahwa perlengkapan keselamatan tersedia dan mencukupi,life jacket mencukupi untuk 1000 orang, sekoci dapat berjalan baik, stabilitas kapal harus tetap terjaga, dan ruang muatan selalu di cek dan pastikan tak ada yang terluka,menghimbau penumpang agar tidak berjalan-jalan di dek terbuka dan tetap berkumpul.
b.Kebakaran : alarm kebakaran dibunyikan,sinyal distress aktifkan, seluruh penumpang menggunakan life jacket dan berkumpul di muster station,pastikan lokasi kebaran dan pastikan tak ada penumpang disana,lalu olah gerakan kapal sedemikian rupa agar sisi yang terbakar berada di bawah angin, segera melapor ke pelabuhan terdekat.
c.Luka bakar pada penumpang : siram luka dengan fresh water,lalu bawa ke klinik,segera bersihkan luka, beri bio placenton dan antibiotic serta obat luka bakar lainnya, tutup luka dengan kasa dan perban, jika lukanya parah hubungi dokter di pelabuhan dan secepatnya minta pertolongan medis.
2.Tugas-tugas penting dari :
a.Roll sekoci :mengetahui tiap tanggung jawab yang diberikan dan mampu menjalankan tugas tersebut saat drill,cara penurunan sekoci sesuai prosedur,dan apa apa saja yang harus dibawa saat penurunan sekoci
b.Roll kebakaran : mengetahui jenis pemadam api sesuai penyebabnya,dapat menjalani drill dan memadamkan api dengan baik serta paham dalam menggunakan alat pemadam
3.a.Life Buoy yang dilengkapi dengan “man over board signal” dapat diperoleh pada,bagian kapal (tepatnya di dek) di gantung pada ralling kapal, juga terletak di samping badan air yang memiliki kedalaman atau potensi untuk menenggelamkan seseorang
b.Perlengkapan yang harus ada pada Life buoy itu adalah lampu senter, pluit,dan skotlight.
4.a.On scene commander (OSC) : komandan pesawat/kapal yang mendapat kepercayaan/tanggung jawab untuk memimpin operasi pertolongan di tempat kejadian musibah.
b.SAR Mission Coordinator (SMC) : Komandan dalam pelaksanaan SAR yang memimpin setiap RCC untuk lepas pantai
c.SAR Rescue Unit (SRU) :semua jenis kendaraan yang dapat membantu kelancaran jalannya pencarian dan penyelamatan.
5.a.Prosedur Darurat : tata cara/pedoman kerja/urutan kerja yang harus diikuti dalam melaksanakan suatu pekerjaan diluar keadaan normal yang mempunyai kecenderungan akan membahayakan keselamatan jiwa manusia,harta benda, maupun lingkungan agar mendapat hasil yang baik
b.Keadaan Darurat : keadaan yang lain dari keadaan normal yang mempunyai kecenderungan akan membahayakan keselamatan jiwa manusia,harta benda, maupun lingkungan
c.Emegency Instruction : tata cara yang diberikan pusat komando untuk menaggulangi sewaktu waktu bila terjadi keadaan darurat,sehingga organisasi keadaan darurat dapat bekerja dengan efisien & efektif
d.Muster List : daftar nama-nama dari seluruh anak buah kapal dengan tugas masing-masing dalam menanggukangi keadaan darurat di kapal.baik untuk mengahadapi kebakaran/penyiapan sekoci darurat


PROSEDUR DARURAT DAN SAR 08/09 II
1.Langkah-langkah yang harus dilakukan Nahkoda jika kapal mengalami:
a.Ombak besar karena cuaca buruk : lakukan pencarian posisidan komunikasi radio dengan stasiun pantai terdekat, kirim berita SAFETY/tentang cuaca pelayaran dan lihat berita dari NAVTEX, olah gerakn kapal ke tempat yang lebih aman.
b.Kandas di suatu alur pelayaran :
• Stop mesin sosok benda dan lampu diperlihatkan
• Bunyikan alarm bahaya lampu dek dinyalakan
• Pintu-pintu kedap air ditutup got-got dan tanki diukur
• Kamar mesin diberitahu kedalaman laut sekitar diukur
• VHF pindah ke Ch 16 posisi kapal diperbaharui
• Isyarat bunyi kapal kandas dibunyikan
2.a.Pola-pola yang digunakan untuk pencarian korban :
• Expending square search Parallel track untuk 3 kapal
• Parallel track untuk 2 kapal Parallel track untuk 4 kapal
• Sector pencarian dengan 1 kapal Parallel track untuk 5 kapal
• Kapal/pesawat terbang mengkoordinasikan pencarian untuk digunakan kapal/pesawat
b.EXPANDING SQUARE SEARCH :

3.Tindakan yang harus dilakukan oleh crew kapal jika Nahkoda membunyikan :
a.Alarm kebakaran : segera berkumpul di muster ststion, regu pemadam kebakaran diberitahu,kamar mesin diberitahu, regu sekoci bipersiapkan bila dipelukan
b.Alarm meniggalkan kapal :segera memakai baju hangat dan life jacket,menuju ke tempat berkumpul darurat,ABK melakukan tugas sesuai dalam sijil darurat dan tunggu perintah lebih lanjut,


4.Ketika berlayar di beberapa orang bersenjata naik ke kapal.
a.Tindakan yang dilakukan nahkoda yaitu :segera hubungi pelabuhan terdekat dan beritahu kepada kapal disekitarnya,pindah VHF ch 16, hubungi IMB, dan buat kesepakatan pada perompak dan jangan panik
b.Peranan IMB jika kejadiannya di selat malaka: segera dating dengan cepat segera karena IMB center terletak di Malaysia, lalu segara menangkap para perompak dan harus lebih berjaga-jaga, karena disana merupakn tempat rawan .
5.Kapal ferry dengan RAMP DOOR, mengangkut ±1000 penumpang dan 12 unit kendaraan,fire detector berbunyi dan dugaan sementara berasal dari tanki bahan bakar salah satu kendaraan tersebut.
a.tindakan darurat untuk pemadaman kebakaran yaitu :bunyikan alarm kebakaran,regu pemadam segera menuju lokasi dan lebih baik melakukan jettison cargo,yaitu membuang satu kendaraan ke laut yang merupakan sumber dari kebakaran melalui RAMP DOOR.
b.Cara mengatur dan menyelamatkan penumpang : memberitahu penumpang untuk berkumpul di muster station memakai life jacket dan siapkan sekoci jika perlu dan jangan panic,pastikan tak ada penumpang di geladak kendaraan
c.Olah gerak kapal untuk membantu pemadaman kebakaran :
arah angin
sisi yang terbakar berada di bawah angin
sisi terbakar

PROSEDUR DARURAT DAN SAR 04/08 III
1.a.SMC :Komandan dalam pelaksanaan SAR yang memimpin setiap RCC untuk lepas pantai
b.OSC : komandan pesawat/kapal yang mendapat kepercayaan/tanggung jawab untuk memimpin operasi pertolongan di tempat kejadian musibah
c.SRU : semua jenis kendaraan yang dapat membantu kelancaran jalannya pencarian dan penyelamatan.
2.a.Tindakan yang dilakukan bila timbul keadaan darurat di dalam pelabuhan :segera memberitahu Nahkoda dan memberitahu pihak pelabuhan ,segera amankan kapal dan muatan dengan berjaga-jaga,nyalakan isyarat darurat agar lingkungan pelabuhan tahu.
b.Tindakan yang dilakukan bila kapal di dekat kita terbakar : segera memberi petolongan dan menghubungi fire assistance dan pelabuhan terdekat.
3.a.Kentungan-kentungan diadakan lfire drill baik teori/praktek : untuk menjaga ketrampilan dan kesiapn ABK secara teratur dan berkala dan untuk memperlancar pelaksanaan bila kebakaran di kapal
b.Kentungan dibuatnya organisasi penanggulangan keadaan darurat di kapal :
• Tugas dan tanggung jawab tidak berat karena dipikul bersama sama
• Tugas dan tanggung jawab tertulis dengan jelas
• Hanya ada satu komando,perintah akan lebih terarah,teratur dan terpadu
• Dapat terhindar dari hambatan hirarki formal
4.a.MPP (most probable position) :Posisi yang paling memungkinkan terdapat para korban, yang telah mendapat informasi sebelumnya dari persimpangan garis satu posisi dan DR, dari garis soundings, dari garis posisi yang agak tidak konsisten, atau dari perhitungan mati posisi dengan koreksi untuk menetapkan dan drift
b.pola pencarian EXPANDING SQUARE SEARCH :

5.a.Alarm signal untuk abandon ship :7 tiup pendek disusul 1 tiup panjang terus menerus . . . . . . . –
b.Alarm untuk kebakaran :1tiup pendek disusul 1 tiup panjang terus menerus . - . - . - . –
c.Alarm untuk MOB : berteriak “man over board” bunyikan 3 tiup panjang sesuai kebutuhan - - -


PROSEDUR DARURAT DAN SAR 19-11-09 IV

1.a.Alarm kebakaran di kapal : 1tiup pendek disusul 1 tiup panjang terus menerus . - . - . - . –
b.Alarm Abandon Ship : 7 tiup pendek disusul 1 tiup panjang terus menerus . . . . . . . –
2.a.DISTRESS MESSAGE : Berita yang menunjukan bahwa kapal,pesawat mengalami musibah marabahaya dan membutuhkan segera petolongan
b.URGENCY MESSAGE : Berita yang menunjukan bahwa pemanggil berita mempunyai berita yang sangat penting yang akan dikirimkan dan berhubungan dengan keselamatan kapal/pesawat/ seseorang
c.SAFETY MESSAGE : Berita yang menunjukan bahwa stasion itu sedang mengirimkan sebuah berita yang berhubungan dengan keselamatan kapal/memancarkan berita peringatan agar tetap waspada karena mengalami keadaan cuaca yang buruk.

3.Tindakan Nahkoda menangani :
a.Pencurian (THIEFT) :segera mengumpulkan penumpang dan crew kapal, pastikan dan check barang apa saja yang hilang dan segera mendatanya, melakukan introgasi terhadap orang yang dicurogai
b.Penumpang Gelap (STOW AWAY) : segera mengumpulkan penumpang dan mendatanya, pastikan semua memiliki identitas yang jelas dan ada dalam daftar sijil, jika ada penumpang gelap segera turunkan di pelabuhan terdekat.
c.Perompakan (PIRACY) : tetap waspada dan jangan panic, segera aktifkan tanda bahaya, pindah VHF ke Ch 16, beritahu stasion pantai terdekat dan kapal di sekitar dan hubungi IMB secepatnya, lalu buat kesepakatan
4.Kapal Ferry mengangkut ±500 penumpang dan 8 unit kendaraan berlayar dalam ombak besar dan cuaca buruk.Tindakan yang diambil Nahkoda sebelum berlayar yang berhubungan dengan :
a.Kapal : menghitung dan memastikan stabilitas kapal,bahan bakar dan juga passage plan yang aman untuk dilewati
b.Penumpang : memeriksa para penumpang bahwa semua sehat dan memiliki identitas serta tiket yang jelas, lalu memastika bahwa life jacket dan alat keselamatan lainnya mencukupi untuk penumpang dan crew serta semua berjalan baik
c.Muatan : memastikan muatan dalam kondisi baik, dan memisahakan muatan berbahaya, mengunci ruang muatan agar tak ada penumpang masuk kedalam.
5.Kapal dengan kec 10knots, diminta menolong kapal lain pada baringan ENE jarak 100mil.Kapal tersebut berlayar dengan haluan South dengan sisa kec 3knots.
a.Lukiskan haluan yang harus anda kemudikan :
posisi kapal yang butuh pertolongan




Posisi awal kapal penolong
Haluan yang dikemudikan adalah : 86.5
b.Dalam berapa jam kapal anda akan bertemu kapal tersebut : s=vxt 32mil/3knot=10 jam 36 menit
maka kapal akan bertemu pada meeting poiont dalam 10 jam 36 menit

PROSEDUR DARURAT DAN SAR 03/08 V
1.a.IAMSAR : International Aeronautical And Maritime SAR,
b.MPP (Most Probable Position) : Posisi yang paling memungkinkan terdapat para korban, yang telah mendapat informasi sebelumnya dari persimpangan garis satu posisi dan DR, dari garis soundings, dari garis posisi yang agak tidak konsisten, atau dari perhitungan mati posisi dengan koreksi untuk menetapkan dan drift
c.CONTINGENCY PLAN : tata cara penanggulangan pencemaran dengan muatan prioritas,pelaksanaan serta jenis alat yang digunakan dalam memperkecil sumber pencemaran.
2.Pada saat berlabuh kapal dibajak oleh orang tak dikenal dan bersenjata .
a.Tindakan yang harus dilakukan : segera aktifkan tanda bahaya, pindah VHF ke Ch 16, beritahu stasion pantai terdekat dan kapal di sekitar dan hubungi IMB secepatnya, lalu buat kesepakatan dan jangn panik
b.Apa yang anda ketahui tenteng IMB sehubungan dengan hal ini : IMB adalah organisasi yang ahli dalam menangani masalah seperti ini, dan pasti IMB akan datang untuk menolong
3.a.OSC dalm operasi SAR : komandan pesawat/kapal yang mendapat kepercayaan/tanggung jawab untuk memimpin operasi pertolongan di tempat kejadian musibah
b.Most Probable Position : Posisi yang paling memungkinkan terdapat para korban, yang telah mendapat informasi sebelumnya dari persimpangan garis satu posisi dan DR, dari garis soundings, dari garis posisi yang agak tidak konsisten, atau dari perhitungan mati posisi dengan koreksi untuk menetapkan dan drift
4.a.Pelaksanaan latihan sekoci dan latihan kabakaran bagi kapal penumpang sesuia SOLAS 1974 :
Harus dilakukan satu kali dalam seminggu, jika mungkin latihan-latihan tersebut juga harus dilakukan bila meniggalkan suatu pelabuhan terakhir untuk pelayaran internasional jarak jauh.Latihan tersebut dicatat dalam logbook kapal beserta alasan jika tidak diadakan latihan
b.Tindakan seseorang jika menemukan adanya suatu keadaan darurat :
Harus membunyikan tanda bahaya, laporkan kepada perwiraa jaga, yang kemudian akan menyiapkan organisasi keadaan darurat ,sementara itu yang berada di lokasi segera mengambil tindakan untuk mengendalikan keadaan sampai diambil alih oleh organisasi keadaan darurat.
5.Terangkan distress alert yang dikirimkan oleh :
a.Kapal laut : * Mengirimkan kode Morse grup SOS oleh berkedip atau suara
* Membakar suar merah (baik dipegang tangan atau udara parasut suar)
* Memancarkan jeruk asap dari kaleng
* Menunjukkan api di kapal (seperti dari tar yang terbakar barel, barel minyak, dll)
* Menaikkan dan menurunkan perlahan-lahan dan berulang-ulang kedua lengan
terentang ke setiap sisi
* Membuat suara yang terus-menerus dengan kabut-isyarat aparat
* Menembakkan senjata atau bahan peledak lain pada interval sinyal sekitar satu menit
* Mengibarkan bendera isyarat maritim internasional NC November.svg ICS ICS Charlie.svg
b.Kapal Terbang :
• Memancarkan suara yang diucapkan Pan-pan, atau pesan melalui radio Mayday VHF saluran 16 (156,8 MHz) dan / HF on 2182 kHz
• Gerakan pesawat berputar di atas kapal laut

sekedar pembelajaran buat semua

HUKUM MARITIM
1.a.dokumen yg menunjukan seseorang bekerja pada ,UKUM MARITIM
1. Perusahaan pelayaran: PKL.
2. Diatas kapal: sijil kapal , buku pelaut, surat sign on/off

b.kewajiban kewajiban awak kapal:
melakukan tugas sesuai kemampuannya yang terbaik,
mentaati ketentuan2, dilarang membawa barang2 terlarang, menegakan ketertiban perusahaan

c.pengusaha kapal : seseorang/sekelompok orang yang memiliki kewenangan penuh atas kapal
perwira kapal : anak buah kapal yang oleh daftar anak buah kapal diberi pangkat perwira.

2.a.hal hal yang dicatat dalm buku harian kapal: segala sesuatu/peristiwa penting yang terjadi selama pelayaran baik di atas dek atau di kamar mesin, contoh: pembukaan dan penutupan pintu-pintu kedap air, lubang-lubang dermaga, tiap kali latihan sekoci, inspeksi pintu kedap air, keadaan seumber tenaga darurat, sarat kapal ,alasan kenapa tidak member pertolongan, gerakan pesawat terbang dengan call signnya.

b.pada halaman berpakah terdapat keterangan tentang susunan buku harian kapal. Jawab : pada halaman muka.

3.a. lebar dari laut wilayah =12mil
Lebar zona tambahan = 12 mil
Lebar dari landas kontinen = 200 mil

b.garis pangkal : perbatasan antara perairan dalam dengan laut teritotial
internal waters : perairan yang terdapat diantara pulau2 dari laut wilayah Indonesia ( dari garis pangkal ).

c.ALKI terdiri dari alki 1,2,dan 3 yaitu :

4.a.Penggolongan wilayah-wilayah pelayaran : unrestricted voyage,near coastal voyage,local voyage
Peralatan radio dalam konvensi solas : radiographi, radiotelephony
b.sertifikat Solas untuk kapal barang :
1. Surat-surat kapal 8. Sertifikat pengawakan
2. Surt ukur 9. Sertifikat kepelautan awak kapal
3. Sertifikat kesempurnaan 10. Sertifikat kelas kapal
4. Sertifikat lambung kapal 11. Sertifikat IOPP,ORB,GRB
5. Sertifikat radio 12.stability information book
6. Sertifikat pencegahan pencemaran 13.cargo securing manual
7. Sertifikat ISPS dan ISM 14.pemanduan dan log book
5.a.Untuk daerah peayaran mana berlakunya konvensi STCW: daerah near coastal voyage
b.Tingkat tanggung jawab pemegang sertifikat menurut STCW :
c.Yang dimaksud dengan ,
1. Resi mualim : tanda bukti penerimaan muatan oleh mualim, Mate's Receipt
2. Konosemen : surat muatan kapal; surat keterangan (pengantar) barang yang diangkut dengan kapal
3. Manifes : daftar isi muatan yang diangkut kapal, yang memuat jumlah merek dan nomor barang muatan, nama pengirim, serta alamat yang dituju; konosemen; surat muatan

6.a.Kedaulatan Negara pantai meliputi laut wilayah dengan kedaulatan penuh tidak melebihi 12mil diukur dari garis pangkal.
b.Zona tambahan, berjarak 24 mil dari garis pangkal adalah bagian perairan sebuah Negara pantai mengadakan pengawasan untuk mencegah pelanggaran aturan bea cukai.
c.ZEE : kedaulatan akan mengeksplorasi/mengelola SDA yang ada

7.a.PKL : suatu perjanjian kerja laut dimana buruh mengikatkan dirinya pada pihak lain untuk bekerja di atas kapal dengan mendapat upah selama waktu tertentu.
b.Kesepakatan kerja bersama : kesepakatan antara awak kapal dan pengusaha yang menyetujui isi dari perjanjian dan saling menandatangani yang mana telah dijelaskan oleh pegawai syahbandar.
c.Kewajiban awak kapal : melakukan tugas sesuai kemampuannya yang terbaik
mentaati ketentuan2, dilarang membawa barang2 terlarang,menegakan ketertiban perusahaan.

8.a.Sertifikat permesinan yang diisyaratkan SOLAS 1974 : sertifikat keselamatan kapal penumpang dan sertifikat keselamatan konstruksi kapal barang.
b.Sertifikat yang diisyaratkan oleh Biro Klasifikasi :
1. certification of Pipeline (SKPI)
2. certification of storage tank (SKPI)
3. certification of boiler
4. certification of pressure safety valve

9.a.hal hal yang dicatat dalam buku harian mesin :
1. Pencucian tanki tanki
2. Pembungan air ballast
3. Penggunaan OWS
b.kapal kapal yang tenaga penggeraknya lebih dari 200TK/HP atau lebih harus menyelenggarakan buku harian dek dan mesin

10.a.Awak kapal dapat mengadukan nahkodanya kepada pengusaha kapal/ makhamah pelayaran
Hukuman disipliner yang dikenakannya oleh nahkoda: potongan upah paling banyak 10 hari kerja atau tidak melebihi sepertiga upah dari seluruh perjalanan
b.Hukuman yang dapat dikenakan oleh mahkamah pelayaran : pencabutan kewenangan nahkoda

11.a.Garis pangkal : perbatasan antara perairan dalam dengan laut teritotial
lintas damai : perairan yang diperbolehkan bagi kapal asing untuk melintas tanpa adanya tindakan permusuhan atau melintas dengan damai dengan kecepatan full ahead
b.Negara pantai memilki kedaulatan penuh di : laut territorial
kedaulatan mengolah kekayaan alam di : ZEE
c.Konvensi konvensi yang belaku untuk perairan Indonesia : UNCLOS,SOLAS, UU no 17 1985 ,ZEE
12.a.Jenis PKL :


b.Persayratan untuk membuat PKL :
1. Identitas awak kapal 4. Persetujuan dua belah pihak
2. Jenis pekerjaan yang dijanjikan 5. Tempat dan tanggal mulainya
3. Buku pelaut 6. Upah
c.Hubungan PKL dan sijil : dengan berlakunya PKL, pihak awak kapal dapat menandatangani sijil dan mulai bekerja dibawaha disipliner nahkoda dan bertanggung jawab atas sijil tersebut
d.Hak hak awak kapal : hak atas upah, hak atas permakanan, hak atas cuti, hak atas perawatan

13.a.
b.
c.

14.a.Dokumen manakah yang menunjukan :
1. Kebangsaan kapal Indonesia : surat laut, pas tahunan, pas kecil, model E
2. Susunan orang yang bekerja diatas kapal : sijil
3. Tonnase kapal : dokumen pendaftaran
b.Buku harian yang harus diselenggarakan oleh kapal GT 500 : buku harian dek dan mesin

15.a.Fungsi Mahkamah pelayaran :sebagai badan Negara yang mengatur segala hukuman dan permasalahan yang terjadi selama pelayaran
b.Yang dapat dikenakan hukuman oleh Mahkamah pelayaran : Nahkoda dan awak kapal.

16.a.Persyaratan membuat PKL :
1. Identitas awak kapal 4. Persetujuan dua belah pihak
2. Jenis pekerjaan yang dijanjikan 5. Tempat dan tanggal mulainya
3. Buku pelaut 6. Upah
b.Kesepakatan kerja sama : kesepakatan antara awak kapal dan pengusaha yang menyetujui isi dari perjanjian dan saling menandatangani yang mana telah dijelaskan oleh pegawai syahbandar.
c.Hak hak awak kapal : hak atas upah, hak atas permakanan, hak atas cuti, hak atas perawatan

17. a.Hal yang dicatat dalam :
1. Buku harian mesin :


2. Buku harian Minyak :
• Pencucian tanki tanki
• Pembungan air ballast
• Penggunaan OWS

18.a.Tindakan permusuhan untuk lintas damai :
Penggunaan senjata,propaganda,pencemaran,ancaman kedaulatan, pendaratan perlengkapan militer.
b.Persaman dan perbedaan lintas damail dan alur laut :
PERSAMAAN: masih dalam laut territorial,
PERBEDAAN : lintas damai harus melintas dengan cepat dan tidak mengganggu/damai
c.Perairan Negara pantai yang bebas berlayar : di zona tambahan dan ZEE

19.a.Konvensi SOLAS berlaku untuk kapal : barang dan penumpang
b.Jenis muatan yang diatur SOLAS : muatan grain( padi,gandum ) dan muatan berbahaya, “setiap kapal harus membawa dokumen angkutan,data stabilitas dan rencana pemuatan”
c.Aturan kode yang baru di dalam SOLAS : ISM/ int’l safety management

20.a.Untuk daerah peayaran mana berlakunya konvensi STCW: daerah near coastal voyage
b.Struktur sertifikasi untuk perwira dek :
• ANT I…………..MPB I
• ANT II………….MPB II
• ANT III…………MPB III
• ANT IV…………MPI
• ANT V………….MPT
• ANT D………….SKP

21.a.Fungsi buku harian kapal :sebagai bahan pembuktian dan untuk alat pengawasan terhadap kapal,nahkoda dan pelayar
b.Persyaratan buku harian kapal : harus diisi setiap ada kejadian penting dan dolaporkan,buku harus bersih dan rapih, tak ada coretan,menggunakan pulpen.
c.Hal yang dilarang dalam buku harian kapal : penyobekan halaman,penambahan halaman,perubahan, tip ex,penggoresan,pengosongan halaman,dll

22.Hubungan buku harian kapal dan kisah kapal : penyusunan kisah kapal berdasarkan catatan-catatan dalam bbuku harian kapal yang dijabarkan lebih lanjut pada kisah kapal.

23.a.
b.

24.a.Bagian laut yang memiliki hak kedaulatan penuh : laut territorial
b.Sovereignity adalah : pembenaan kekuasaan bertindak pada Negara pantai serta pembebasan atas kewajiban siapa saja berada di laut territorial tersebut.
c.Tiga hak kapal asing di wilayah kedaulatan Negara tsb : hak lintas damai,singgah di pelabuhan,melintas laut tanpa masuk ke perairan pedalaman.

25.a.Tiga konvensi international di bidang maritime : SOLAS, STCW, UNCLOS
b.Kegiatan maritime yang diatur :
1. SOLAS: keselamatan kapal,survey,stabilitas,permesinan,konstruksi kapal,pemadam kebakaran
2. STCW: persyaratan pendidikan,sertifikasi,tugas jaga
3. UNCLOS: hak dan kewajiban Negara terhadap wilayah teritorialnya,zona tambahan dan ZEE
c.Organisasi international yang memprakarsainya : IMO, PBB,ITU,ICAO dll

26.a. Untuk daerah peayaran mana berlakunya konvensi STCW: daerah near coastal voyage

27.a.Keuntungan ISM CODE :menjamin keselamatan di laut,mencegah kecelakaan.
b.DPA adalah :

28.a.Persyaratan kapal dinyatakan laik laut :jika telah memenuhi persyaratan,
1. Keselamatan kapal 6.kesejahteraan awak kapal
2. Pencegahan pencemaran dari kapal 7.status hokum kapal
3. Pengawakan 8.manajemen keselamatan
4. Garis muat 9.manajemen keamanan
5. Pemuatan
b.Sertifikat yang dikeluarakan SOLAS :
1. Surat-surat kapal 8. Sertifikat pengawakan
2. Surt ukur 9. Sertifikat kepelautan awak kapal
3. Sertifikat kesempurnaan 10. Sertifikat kelas kapal
4. Sertifikat lambung kapal 11. Sertifikat IOPP,ORB,GRB
5. Sertifikat radio 12.stability information book
6. Sertifikat pencegahan pencemaran 13.cargo securing manual
7. Sertifikat ISPS dan ISM 14.pemanduan dan log book

29.a.Fungsi buku harian kapal : sebagai bahan pembuktian dan untuk alat pengawasan terhadap kapal,nahkoda dan pelayar
b.Hal yang dilarang pada buku harian kapal : penyobekan halaman,penambahan halaman,perubahan, tip ex,penggoresan,pengosongan halaman,dll
c.Hubungan buku harian kapal dan kisah kapal : penyusunan kisah kapal berdasarkan catatan-catatan dalam bbuku harian kapal yang dijabarkan lebih lanjut pada kisah kapal.

30.a.Kepada siapa dan kapan familiarisasi dilakukan : kepada awak kapal baru, dan dilakukan kitika awak kapal baru tsb baru tiba di kapal selama 1minggu.
b.Meliputi ha hal apa saja : lingkungan kapal, dek dan kamar mesin, ruang lingkup kerja,awak lainnya.

31.a.Ketentuan SOLAS berlaku untuk kapal : barang dan penumpang
31.b.Jenis muatan yang dibahas dalam SOLAS : muatan grain dan muatan berbahaya.

32.a.Flaf state Juridiction : sebuah kapal di laut lepas hanya tunduk pada yurisdiksi negara bendera, yaitu negara yang mengizinkan hak untuk berlayar di bawah bendera
b.Coastal state Juridiction : hukum yang diberlakukan pada setiap kapal yang melintas merupakan hukum dari perairan pantai itu sendiri.
c.Port stste Juridiction : Hukum yang dikenakan pada setiap kapal yang memasuki daerah pelabuhan

33.a.Keuntungan ISM di atas kapal : menjamin keselamatan di laut,mencegah kecelakaan.
b.DPA adalah :

34.a.Fungsi buku harian kapal : sebagai bahan pembuktian dan untuk alat pengawasan terhadap kapal,nahkoda dan pelayar
b.Kisah kapal : suatu akta otentik yang dibuat diahadapan syahbandar mengenai kejadian kejadian selama pelayaran digunakan sebagai alat pembuktian pada proses kerusakan.
c.Yang memiliki hukun yang kebih kuat yaitu : buku harian kapal, karena disini yang pertama ditulis saat kejadian berlangsung dan juga kisah kapal dibuat berdasarkan buku harian kapal.

35.a.Sumber hhukum adalah :segala sesuatu dari mana orang dapat mengenal bermacam macam peraturan yang berlaku di dalam masyarakat dan dianggap sebagai hukum yang peraturannya mempunyai kekuatan hukum.
b.Hukum privat : hukum yang mengatur hubungan orang yang satu dengan yang lain dengan menitik beratkan kepentingan seseorang.
c.Awak kapal :orang/pelayar yang berada di dafter sijil kapal yang memiliki jabatan dan bekerja dikapal
d.Hukum laut : hukum khusus terkait dengan perdagangan dan pelayaran dengan usaha di laut atau terkait dengan pelayaran dengan kapal,pelaut,dan umumnya tentang kelautan.

36.a.Tugas PSC : mengecek ,
Sertifikasi awak
Keselamatan
Maritime Security
Pencemaran dan Lingkungan
Operasional
Manajemen
b.
c.

37.a.Garis pangkal : perbatasan antara perairan dalam dengan laut teritotial
lintas damai : perairan yang diperbolehkan bagi kapal asing untuk melintas tanpa adanya tindakan permusuhan atau melintas dengan damai dengan kecepatan full ahead.
b.Kedaulatan penuh berada di : laut teritorial
kedaulatan mengolah SDA : di ZEE
c.Konvensi yang berlaku untuk perairan Indonesia : UNCLOS,SOLAS, UU no 17 1985 ,ZEE

38. a.Jenis PKL :
b.Persayratan untuk membuat PKL :
1. Identitas awak kapal 4. Kedudukan
2. Tempat dan tanggal pembuatan 5. Tempat dan tanggal mulainya
3. Buku pelaut 6. Upah
c.Hubungan PKL dan sijil : dengan berlakunya PKL, pihak awak kapal dapat menandatangani sijil dan mulai bekerja dibawaha disipliner nahkoda dan bertanggung jawab atas sijil tersebut
d.Hak hak awak kapal : hak atas upah, hak atas permakanan, hak atas cuti, hak atas perawatan

39.a.Persyaratan yang harus di penuhi japal untuk mendapatkan,
Sertifikat keselamatan kontsruksi barang :
Sertifikat keselamatan perlengkapan barang di kapal :
b.Sertifikat yang diterbitkan biro klasifikasi :

40.a.Dokumen yang menunjukan ,
1. Kebangsaan kapal Indonesia : surat laut, pas tahunan, pas kecil, model E
2. Susunan orang yang bekerja diatas kapal : sijil
3. Tonnase kapal : dokumen pendaftaran
40.b.Buku yang harus diselenggarakan oleh kapal 500GT : buku harian dek dan mesin

41. a.Fungsi Mahkamah pelayaran :sebagai badan Negara yang mengatur segala hukuman dan permasalahan yang terjadi selama pelayaran
b.Yang dapat dikenakan hukuman oleh Mahkamah pelayaran : Nahkoda dan awak kapal.

42. a.Dokumen yg menunjukan seseorang bekerja pada ,
Perusahaan pelayaran: PKL.
Diatas kapal: sijil kapal , buku pelaut, surat sign on/off

b.Kewajiban kewajiban awak kapal:
melakukan tugas sesuai kemampuannya yang terbaik
mentaati ketentuan2, dilarang membawa barang2 terlarang,menegakan ketertiban perusahaan

c.Pengusaha kapal: seseorang/sekelompok orang yang memiliki kewenangan penuh atas kapal
perwira kapal : anak buah kapal yang oleh daftar anak buah kapal diberi pangkat perwira.

43.a.Hal hal yang dicatat dalm buku harian kapal: segala sesuatu/peristiwa penting yang terjadi selama pelayaran baik di atas dek atau di kamar mesin, contoh: pembukaan dan penutupan pintu-pintu kedap air, lubang-lubang dermaga, tiap kali latihan sekoci, inspeksi pintu kedap air, keadaan seumber tenaga darurat, sarat kapal ,alasan kenapa tidak member pertolongan, gerakan pesawat terbang dengan call signnya.

b.Pada halaman berpakah terdapat keterangan tentang susunan buku harian kapal. Jawab : pada halaman muka.

44.a.Lebar dari laut wilayah = 12 mil
Lebar zona tambahan = 12 mil
Lebar dari landas kontinen = 200 mil

b.Garis pangkal : perbatasan antara perairan dalam dengan laut teritotial
internal waters : perairan yang terdapat diantara pulau2 dari laut wilayah Indonesia ( dari garis pangkal ).

c.ALKI terdiri dari alki 1,2,dan 3 yaitu :

45.a. Penggolongan wilayah-wilayah pelayaran : unrestricted voyage,near coastal voyage,local voyage
Peralatan radio dalam konvensi solas : radiographi, radiotelephony

b.sertifikat Solas untuk kapal barang :
1. Surat-surat kapal 8. Sertifikat pengawakan
2. Surt ukur 9. Sertifikat kepelautan awak kapal
3. Sertifikat kesempurnaan 10. Sertifikat kelas kapal
4. Sertifikat lambung kapal 11. Sertifikat IOPP,ORB,GRB
5. Sertifikat radio 12.stability information book
6. Sertifikat pencegahan pencemaran 13.cargo securing manual
7. Sertifikat ISPS dan ISM 14.pemanduan dan log book

46.a.Konvensi SOLAS berlaku untuk perairan : near coastal voyage
b.tingkat tanggung jawab pemegang sertifikat menurut STCW :
c.yang dimaksud dengan :
1. Resi mualim : tanda bukti penerimaan muatan oleh mualim, Mate's Receipt
2. Konosemen : surat muatan kapal; surat keterangan (pengantar) barang yang diangkut dengan kapal
3. Manifase : daftar isi muatan yang diangkut kapal, yang memuat jumlah merek dan nomor barang muatan, nama pengirim, serta alamat yang dituju; konosemen; surat muatan

47.a. Persayratan untuk membuat PKL :
1. Identitas awak kapal 4. Kedudukan
2. Tempat dan tanggal pembuatan 5. Tempat dan tanggal mulainya
3. Buku pelaut 6. Upah
b. Kesepakatan kerja bersama : kesepakatan antara awak kapal dan pengusaha yang menyetujui isi dari perjanjian dan saling menandatangani yang mana telah dijelaskan oleh pegawai syahbandar.
c. Hak hak awak kapal : hak atas upah, hak atas permakanan, hak atas cuti, hak atas perawatan

48.a.Hal yang dicatat dalam :
3. Buku harian mesin :


4. Buku harian minyak :
• Pencucian tanki tanki
• Pembungan air ballast
• Penggunaan OWS

49.a.Tindakan permusuhan untuk lintas damai :
Penggunaan senjata,propaganda,pencemaran,ancaman kedaulatan, pendaratan perlengkapan militer.
b.Persaman dan perbedaan lintas damail dan alur laut :
PERSAMAAN: masih dalam laut territorial,
PERBEDAAN : lintas damai harus melintas dengan cepat dan tidak mengganggu/damai
c.Perairan Negara pantai yang bebas berlayar : di zona tambahan dan ZEE

50. a.Konvensi SOLAS berlaku untuk kapal : barang dan penumpang
b.Jenis muatan yang diatur SOLAS : muatan grain( padi,gandum ) dan muatan berbahaya, “setiap kapal harus membawa dokumen angkutan,data stabilitas dan rencana pemuatan”
c.Aturan kode yang baru di dalam SOLAS : ISM/ int’l safety management

51..a.Untuk daerah peayaran mana berlakunya konvensi STCW: daerah near coastal voyage
b.Struktur sertifikasi untuk perwira dek :
• ANT I…………..MPB I ANT D………….SKP
• ANT II………….MPB II
• ANT III…………MPB III
• ANT IV…………MPI
• ANT V………….MPT
































Sabtu, 05 Desember 2009

PRESENTATION FOR FINAL TEST

Name: Andhika R
NRP: 08.4831/N
NAUTICA III A

SEA PROJECT

Good morning ladies and gentleman, I’m glad so many of you could make it today and thanks for the time, my pleasure to Mr Wesley as the lecturer of English maritime.In this opportunity I want to explain my presentation to you all.The presentation will help you to understand about sea project.The main point of this chance is to give you all about information of seaproject.I will start with an outline and give more details, such the differences of navy academy with merchant marine academy, so it can be informative for you.

Well as a cadet we have known the programme of this institute, which we will do the sea project in fifth and sixth semester and of course everyone waits for that moment.In seaproject we will learn more in practice exactly and also we will know what we have to do later when we are going to be an officer.

You will know all of knowledge of the seaman on board,you will understand about execution of it’s work during on board because the theory is not enough, so we have to join the ship and know how to operate the ship include the mantenace.

Then you will hear some behavior to guarantee the safety of ship and crew, base on IMO that sentenced “safety is number one”, so we can start from safety of ourself for examples, we use safety equipment, work properly, and follow the procedures.Beside that we must care about safety of ship and environment and also never operate the machine if you don’t know how to operate it, will be better if you ask to the officer first

We as a cadet have to understand about various of pollution,so we must be drawn not to pollute the sea and sky and also we must know to avoid it ,in sea project we will learn about how to dispose the wastes,garbage,and sewage on board and never dispose its over board.Based on the Marpol convention we must do the procedure to use chemichal treatment for sewage to prevent marine pollution.

In the sea project of course we will be punctual, it shown in seaman daily routine, for instance, we have to come fifteen minutes before duty time, it is important to measure to check the master orders, visibility, and prepare for handover and also to wait for further information maybe about navigation or the traffic.

But it is totally different with navy practice.Based on the USNA (united statee naval academy).The practice called summer training, so every years they do the tainning in summer.And they learn more about naval, on the other hand we learn about navigation, cargo handling, and etc.

The Naval Academy's philosophy of education stresses attention to individual students by highly qualified faculty members who are strongly committed to teaching. Classes are small, with an average size of fewer than 18 students. Our 600-member faculty is an integrated group of officers and civilians in nearly equal numbers. Working together closely, these military and civilian faculty member form one of the strongest and most dedicated teaching faculties of any college or university in the United StatesNavy

Eight weeks of annual summer training introduces you to operational units of the Navy and Marine Corps, life at sea and the responsibilities of a junior officer.It divided into four times.there are :

• Plebe Summer:
This starts on Induction Day early in July. Areas of emphasis include military indoctrination, physical education, basic seamanship and sailing, small arms training, first aid and introduction to personal computers.

• Third Class:
In the Summer between your plebe and third class years, you will go to sea for three weeks in Yard Patrol craft to various New England ports. Additionally, you will spend three weeks in either 44-foot Naval Academy sailing sloops or participating in naval tactical training, which include simulating SEAL and Marine Corps operations and receiving an indoctrination to the joint military arena.

• Second Class:
During the summer before your second class year, you are introduced to every major branch of the Navy and Marine Corps. In one action-packed summer, you fly Navy aircraft in Pensacola, dive in a nuclear-powered submarine off the coast of Florida, and patrol, infiltrate and attack mock enemy positions in the forests of Virginia with the Marine Corps. You and your classmates will also report to Navy ships and submarines around the world for second class cruise, You become part of the crew for four weeks, taking part in drills, gunnery exercises and standing watches underway. This experience gives you first-hand knowledge of the daily routine of the Navy at sea. You also learn to appreciate the talents, responsibilities and perspectives of the enlisted men and women you will later lead as an officer.

• First Class :
In the final summer, you get the chance to put your leadership skills to the test, both in the fleet and at the academy. For four to eight weeks, you join a Navy or Marine Corps operational unit, and this time your duties are those of a junior officer. Depending on your career interests and qualifications, you can choose a surface warship, submarine, aircraft carrier or aviation squadron. Those midshipmen interested in choosing the Marine Corps after graduation may attend a four-week officer candidate course in Quantico, VA, with a follow-on four-week tour attached to a Fleet Marine Force unit. Selected midshipmen may also participate in a four-week internship in a wide variety of disciplines.

Study Abroad
the Captain Marshall H. Cox/Captain A.H. Gaubart Fund supports summer travel and language study abroad by midshipmen and newly commissioned Naval Academy graduates. Programs are offered in Russian, Japanese, Spanish, French and German.

Finally when we finish the sea project ,it means a beginning of everything and have to find a lot of information,join in the maritime seminar and take action to discuss with the retired captain or to the officer or senior to get the best input for profiency as a ship officer.

Jumat, 04 Desember 2009




LAPORAN TUGAS KOMPUTER
ANGGOTA :
• Andhika Riyandhani
• Michael
• Satria Tarigan
• Yepi Ridwan
ECDIS
Tujuan :
Untuk mempelajari dan memahami tentang bagaimana untuk mengoperasikan ECDIS, dan tahu bagaimana membuat rencana perjalanan.

ECDIS ( Electronic Chart Display System )
Electronic Chart Display dan Sistem Informasi (ECDIS) adalah komputer berbasis sistem informasi navigasi yang sesuai dengan Organisasi Maritim Internasional (IMO) peraturan dan dapat digunakan sebagai alternatif kertas grafik navigasi. IMO mengacu pada sistem serupa tidak memenuhi peraturan sebagai Chart Electric Systems (ECS).

Sebuah sistem ECDIS menampilkan informasi dari navigasi elektronik grafik (enc) dan mengintegrasikan informasi posisi dari Global Positioning System (GPS) dan sensor navigasi, seperti radar dan sistem identifikasi otomatis (AIS). Itu mungkin juga menampilkan navigasi tambahan informasi terkait, seperti Pelayaran Arah dan fathometer.

ECDIS menampilkan posisi terus-menerus menyediakan keselamatan dan pengumpulan informasi. Sistem menghasilkan didengar dan / atau visual alarm ketika kapal berada di dekat dengan bahaya navigasi


Fitur Utama
• Navigasi yang aman dan Mudah dalam Pengoperasian
Menyediakan semua informasi yang Anda butuhkan, melalui user-friendly dan intuitif sistem menu.

• Sistem Informasi dan Decision Support
Sebuah arus informasi terus-menerus untuk presentasi penting dan paling diperlukan informasi navigasi dan objek.

• Pilihan dan Kustomisasi
Baru dan pilihan praktis sistem memungkinkan kustomisasi, termasuk beberapa modus operasi dengan grafik dalam hingga 7 format yang berbeda.

• Sensor Integrasi
Menghubungkan semua data yang tersedia onboard navigasi sensor dan sistem, seperti: dua sistem penentuan posisi, giro, log, dua ARPAs, AIS, echo sounder, autopilot, navtex dan banyak lagi. Termasuk Forecasting Perencanaan dan tools canggih untuk Bagian perencanaan, cuaca routing dan perhitungan, dan lingkungan dan arus pasang database. Ramalan cuaca, dengan cuaca SPO opsional dan alat perencanaan rute, ini terintegrasi dengan NS 4000.

• Menyimpan
Efek langsung pada konsumsi bahan bakar, perjalanan kali & waktu kerja.


PROSEDUR
• Nyalakan komputer
• Pilih program ECDIS
• Pilih rute perencanaan
• Pilih rute baru membuat nama-cara membuat titik-show
• Cari cara titik posisi (lintang dan bujur)
• Simpan



Cara membuat Route di Lab ECDIS :
• New ( buat nama pelayaran / dari mana kemana )
• Buat way point dari Jakarta ke Bekhauni
• Gunakan scroll pada mouse untuk zoom in / out
• Save
• Kita dapat melihat hasilnya dengan cara klik ‘show’
• Kita juga dapat melihat dengan klik ‘print’ untuk hasil dalam bentuk print/kertas
• Way point dapat dilihat dengan lintang dan bujur dari sebelah kanan bawah peta / dengan GPS




Hasil way point yang telah kami dapat :
1. 6004.916’S 10652.785’E
2. 0602.744’S 10644.175’E
3. 0600.564’S 10641.196’E
4. 0558.006’S 10630.645’E
5. 0550.805’S 10600.078’E
6. 0557.307’S 10541.874’E
7. 0549.355’S 10532.316’E
8. 0535.445’S 10522.553’E
9. 0530.172’S 10518.950’E
10. 0527.661’E 10518.347’E
11. 0528.202’S 10519.046’E

Sabtu, 21 November 2009

FOR ALL CADETS WHO WANT TO DO THE SEA PROJECT

Name: Andhika R
NRP: 08.4831/N
NAUTICA III A

SEA PROJECT

Good morning ladies and gentleman, I’m glad so many of you could make it today and thanks for the time, my pleasure to Mr Wesley as the lecturer of English maritime.In this opportunity I want to explain my presentation to you all.The presentation will help you to understand about sea project.The main point of this chance is to give you all about information of seaproject.I will start with an outline and give more details, so it can be informative for you.

Well as a cadet we have known the programme of this institute, which we will do the sea project in fifth and sixth semester and of course everyone waits for that moment.In seaproject we will learn more in practice exactly and also we will know what we have to do later when we are going to be an officer.

You will know all of knowledge of the seaman on board,you will understand about execution of it’s work during on board because the theory is not enough, so we have to join the ship and know how to operate the ship include the mantenace.

Then you will hear some behavior to guarantee the safety of ship and crew, base on IMO that sentenced “safety is number one”, so we can start from safety of ourself for examples, we use safety equipment, work properly, and follow the procedures.

Beside that we must care about safety of ship and environment and also never operate the machine if you don’t know how to operate it, will be better if you ask to the officer first

We as a cadet have to understand about various of pollution,so we must be drawn not to pollute the sea and sky and also we must know to avoid it,beside that ,in sea project we will learn about how to dispose the wates,garbage,and sewage on board and never dispose its over board.Based on the Marpol convention we must do the procedure to use chemichal treatment for sewage to prevent marine pollution.

In the sea project of course we will be punctual, it shown in seaman daily routine for instance, we have to come fifteen minutes before duty time, it is important to measure to check the master orders, visibility, and prepare for handover and also to wait for further information maybe about navigation or the traffic.

Then you must think that your ship is your first home,your first wife ,,because you just live on board in specific area, isolated from society, you spend your time more in vessel, so never feel bored.Fill your time with positives thing, like read the books or do sport, it will help you to avoid your boring.

Next we must always wear the uniform, eventhough you go to the passenger area,never use the slippers and do not use civillant.Be stiff and idol in performance.

Then we must know about international habit when visit the ship, first we have to pay respect to national ensign ,second let the higher rank walk in front followed by lower rank and we should salute to the guy in the gangway and never come to the crew room,when leaving lower rank walk in front and followed by higher rank and don’t forget to salute to the national ensign on the stern.

Finally when we finish the sea project ,it means a beginning of everything and have to find a lot of information,join in the maritime seminar and take action to discuss with the retired captain or to the officer or senior to get the best input for profiency as a ship officer.